Biadab !!! Sebuah mobil Israel menabrak dua anak Palestina



BETHLEHEM (Berita SuaraMedia) - Sebuah mobil Israel menabrak dua anak Palestina di jalanan tetangga Silwan wilayah Timur Yerusalem hari Jumat (8/10) lalu.
Sebuah video insiden tersebut dari jaringan berita Al Jazeera menunjukkan sebuah mobil berplat nomer Israel berbelok ke arah anak-anak, salah satunya terlempar ke kaca depan mobil. Mobil itu kemudian pergi begitu saja.

Jawad Seyam, direktur pusat informasi Wadi Helma, mengatakan pengemudinya merupakan pimpinan pemukim lokal di titik utama daerah tetangga, dan bahwa anak-anak itu baru pulang dari sholat Jumat di masjid setempat. Ia mengatakan anak-anak itu cukup terluka.

Situs berita Israel Ynet mengidentifikasi pengemudi itu bernama David Be'eri, yang memimpin organisasi pemukim Yahudi Elad, sebuah organisasi yang mengumpulkan dana untuk "diam-diam membeli properti untuk Yahudi di Silwan," situs itu mengatakan.

Be'eri ditanyai oleh polisi dan dibebaskan dengan jaminan, laporan itu menambahkan.
Seorang juru bicara kepolisian Israel tidak segera dapat dimintai tanggapannya.
Kolega Be'eri dikutip dalam Ynet, mengatakan ia berusaha melarikan diri dari sergapan pelempar batu. Sumber itu mengatakan pada Ynet bahwa "Ia berusaha untuk melarikan diri, awalnya dengan menyetir balik, tapi kendaraan di belakangnya menghalangi jalannya."
 PIC menyampaikan ada tiga anak yang terluka dalam insiden tersebut.

Sumber lokal di Yerusalem mengatakan pada PIC bahwa pimpinan pemukim di pinggiran kota Silwan itu menabrak anak-anak saat mereka keluar dari Masjid setelah melakukan sholat Jumat, menambahkan bahwa tiga dari mereka cukup mengalami luka-luka sebagai hasilnya.

Insiden itu terjadi setelah berita bahwa wanita tua Palestina dari pinggiran kota yang sama menyerah karena luka-luka yang dialaminya dua minggu lalu selama operasi ekstensif oleh IOF di pinggiran kota yang terletak di selatan Masjid Al Aqsa.

Anggota komita perlindungan pinggiran kota Silwan, Fakhri Abu Diab mengatakan pada kantor berita Safa bahwa wanita tua yang meninggal hari Jumat lalu merupakan Haneyeh Odeh, 70 tahun, dan merupakan ibu mertua Samer Serhan yang terbunuh oleh IOF selama operasi mereka dua minggu lalu.
Ia menambahkan bahwa Odeh diserang menggunakan granat setrum pada saat itu dan IOF menghambat ambulans menjangkau korban terluka pada hari itu.

Odeh dibawa ke rumah sakit Hadasa (Ain Karem) dimana dia tinggal sampai ia kalah dengan luka-lukanya hari Jumat lalu.

Menurut harian Israel Haaretz, David Be'eri ada dalam mobilnya bersama anaknya saat anak-anak Palestina melemparkan batu pada mereka hari Jumat lalu. Ia menabrak anak itu saat ia berusaha melepaskan diri.
Dua anak laki-laki bertopeng, Imran Mansur, 11 tahun, dan Iyad Gheit, 10 tahun, berdiri di jalanan bersama sekelompok pelempar batu ketika sebuah mobil menyetir ke arah tikungan dan menyerang mereka, menurut saksi mata.

Mansur terlempar ke udara dan terhempas ke kaca depan mobil sebelum jatuh ke tanah. Mobil itu berhenti sebentar sebelum akhirnya pergi.
Ia mengalami patah tulang, sementara anak yang lain dibawa ke rumah sakit untuk mengambil potongan kaca di lengannya. (raz/mn/pic/alj)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Powered By Blogger